Tag Archives: pekerja

Kerja tanpa perlu datang ke kantor?? so what gitu loh?!?!

 

Dalam seminggu terakhir di jagat dunia teknologi dan dunia maya, heboh mengenai problema yang dialami oleh (internal) Yahoo! Global berawal dari memo internal yang dirilis oleh pihak manajemen Yahoo. Sesuai artikel yang saya baca dan telusuri, termasuk salah satu sumber yang terpercaya seperti yang tertulis di artikel The New York Times, lalu juga dibahas di beberapa artikel di Mashable portal berita yang sering membahas perkembangan dan tren dunia media sosial, teknologi, dan gadget tersebut, bahwa perusahaan digital dan berbasis teknologi jaringan internet akan menerapkan kebijakan bahwa seluruh karyawan harus datang secara fisik ke kantor dan bekerja di kantor, bukan melalui teknologi kolaboratif dimana para karyawan bekerja bisa dimana saja.

berikut sebagian saya kutip dari artikel di All Things Digital tentang mengenai respon kebijakan manajemen Yahoo tersebut sbb :

 “According to numerous sources, Yahoo CEO Marissa Mayer has instituted a HR plan today to require Yahoo employees who work remotely to relocate to company facilities. The move will apparently impact several hundred employees, who must either comply without exception or presumably quit. It impacts workers such as customer service reps, who perhaps work from home or an office in another city where Yahoo does not have one. Many such staffers who wrote me today are angry, because they felt they were initially hired with the assumption that they could work more flexibly”

sepengetahuan saya dari sudut pandang industri teknologi di Amerika dan Eropa serta mungkin sebagian Asia, pekerjaan dengan model serta berbasis internet dan teknologi sudah mulai beranjak ke model telecommuting, work remotely, dan bekerja dimana saja asal terkoneksi dengan jaringan internet, bisa bekerja dan berkolaborasi dengan tim internal kantor bahkan eksternal kantor. Artikel lain dari Mashable dapat juga dibaca di halaman ini banyak yang beraksi tergolong “kaget” dan merasa keputusan tersebut kurang tepat.

Langkah yang dilakukan oleh manajemen Yahoo dimotori oleh CEO Yahoo baru mereka Marissa Mayer, menjadi tidak hanya buah bibir internal Yahoo saja, namun para pemerhati dunia teknologi global. Keputusan yang dibuat sang CEO ketika bergabung dengan Yahoo pada Juli 2012 lalu, merupakan salah satu gebrakan yang dilakukan Marissa Mayer untuk meningkatkan produktivitas serta dapat bekerja lebih kolaboratif dengan bertatap muka, dan secara sosial bisa saling berkomunikasi serta bertemu secara fisik.

Pro kontra pola kerja yang membuat kita bekerja secara remote maupun bekerja yang setiap harinya harus datang ke kantor, sudah menjadi bahasan semenjak saya bekerja pada awal karir saya terdahulu. Pada awal-awal karir saya bekerja di salah satu konsultan dan sekaligus software house yang membangun dan mengimplementasikan berbagai macam aplikasi baik yang sifatnya produk yang bisa dikostumisasi maupun aplikasi yang dibangun dari nol sesuai kebutuhan dari berbagai klien.

Ketika itu pola kerja saya bisa bekerja secara fisik di tempat klien untuk berdiskusi, meeting, melakukan implementasi dll, serta terkadang datang ke kantor untuk melaksanakan internal meeting, sosialisasi, training, workshop, dll. dan pada saat bekerja di konsultan tersebut, saya juga masih kuliah tingkat akhir, so saya belajar dan mengerjakan tugas di kampus, sekaligus saya memantau pekerjaan saya, terkadang saya juga pernah bekerja dari rumah, dan intinya saya tetap bekerja dengan bantuan akses internet, dan di beberapa project tertentu, saya bersama tim mendapat “kemewahan” berupa fasilitas remote access ke jaringan internal kantor, sehingga bisa bekerja dimana saja asal terkoneksi jaringan. Hal yang saya lakukan tersebut diatas juga dilakukan oleh mayoritas karyawan di konsultan tersebut serta sepengetahuan pihak manajemen, so pola kerja working everywhere & everytime dengan bantuan teknologi jaringan bisa dilakukan di Indonesia meskipun belum dapat secara masif.

Menurut pendapat saya bekerja secara remote yang tidak mengharuskan selalu datang ke kantor punya beberapa kelebihan dan kekurangan, misalkan kelebihan bagi untuk ibu rumah tangga yang memiliki anak, dapat tetap mengasuh anaknya, dan di beberapa kantor, dengan bekerja dari rumah (atau tempat lainya) bisa lebih produktif, serta waktu yang dimiliki untuk perjalanan apa lagi di kota Jakarta yang rajanya macet dengan kondisi lalu lintas yang semakin parah disertai dengan terkadang cuaca yang tidak bersahabat dapat dialihkan langsung ke waktu bekerja dengan, membuat perjalanan ke kantor membutuhkan effort lebih, tapi disisi lain bekerja di rumah membuat kita tidak memiliki interaksi sosial yang cukup, karena terkadang dengan bertatap muka tidak dapat menggantikan teknologi apapun, meski sampai ada teknologi video chat, dan terkadang untuk sebagian orang bekerja bukan dikantor jsutru membuat produktivitas bekerja menjadi lebih menurun.

Saya punya teman yang bekerja sebagai konsultan digital dan media sosial bahkan dalam sebulan bekerja hanya sekitar 6-8 kali untuk datang ke kantor, karena semua pekerjaan yang dilakukan tergantung sekali dengan internet dan memang tipe pekerjaannya memanfaatkan dengan maksimal teknologi jaringan internet tersebut, dan setelah ngobrol lebih jauh, kantornya tersebut “hanya” merupakan representative office or kantor pemasaran saja yang dihuni tenaga support administrasi dan tempat meeting “resmi” saja, karena pekerjanya mayoritas bekerja di luar kantor.. amazing!!

So.. bekerja yang pekerjaannya dilakukan harus datang secara fisik datang ke kantor maupun bekerja secara remote memang harus disesuaikan kebutuhan dari sisi industri perusahaan tersebut bergerak, pola kerja, posisi pekerja tersebut, kebutuhan pasar baik internal maupun eksternal, dan jangan lupa infrastruktur dan prosedur/proses bisnis yang mendukungnya. Kerja tanpa perlu datang ke kantor?? so what gitu loh?!?! yang penting kinerja dan performance-nya bro si :)

Image source : Mashable [http://mashable.com/2013/03/02/working-from-home-2/]

Selamat menempuh hidup baru part 2 : kerja (lagi)

Aloha..

judulnya buat saya pribadi cukup mengelitik, seperti sebuah judul film yang bersekuel dan terus berseri seperti sinetron Indonesia or melodrama Korea hingga belasan season pemutaran.. huekkss maap lebay :)

intinya, hari ini, 18 Mei 2011 hari Rabu entah dalam penanggalan Islam, China, or Jawa, Insya Alloh hari baik, saya bekerja di tempat baru cihuiiii… akhirnya menemukan tempat mencari nafkah baru.. ribuan harapan, doa, mimpi pun beterbangan.. semangat pun memuncak dengan segala yang baru tersebut..  di sisi lain rasa gugup pun juga muncul.. seperti rasa jatuh cinta aja.. deg-deg ser.. hahaha.. dari bangun yang lebih subuh daripada biasanya, dari mandi, sarapan, ketika berKRL ria, berbis ria semuanya bersifat positif, hingga pedagang asongan sampai satpam dan resepsionis mendapat senyum manis saya yang termanis!!! :)

Seharusnya saya mulai bekerja pada senin lalu yang heboh jelas libur apa enggak, yang cuti bersama yang ternyata setengah masuk kerja bersama, maka hari ini jadi hari pertama bekerja saya.. dan hari ini juga berada didaerah abu-abu.. kerja enggak magabut iyaa.. hehhe..

Setelah mengisi tetek bengek administrasi dengan mengisi form ini itu dan konfirmasi hal-hal diluar kontrak seperti nukilan kultur kerja..

so pada momen yang sederhana namun cukup seru… yaitu momen perkenalan kesemua orang kantor.. siap pegel nih.. apa lagi katanya si bapake manager HRD ada ratusan orang dikantor tuh bekerja di PT ini di gedung tsb..  hahahaha.. babak belur tuh tangan kaki senyum ama omongan.. jadi perkenalannya seperti template gitu.. Assalammualaikum/selamat pagi perkenalkan saya.. terimakasih.. genggam jabat erat.. senyum dan senyum :)..

efek sampingnya pegel.. gigi kering dan rada ausss.. bersama 1 orang baru dan mba W si orang HRD kami berputar dari satu sudut kubikal ke kubikal.. dari satu ruang ke ruang lain.. puluhan ekspresi terpancar.. ada yang bersahabat, biasa, datar, jutek, maksa, sampe ngajak bercanda ga jelasss…

saya dan 1 orang baru sebut saja bapak J, yaa enjoy aja.. hehe..  sambil nikmati setiap prosesnya.. setelah safari keliling kantor, akhirnya kembali ke habitat dan menunggu.. menunggu.. menunggu disela ngorol dengan teman sampingan.. karena komputer saya untuk bekerja tersebut belum siap digunakan pula.. sesekali keliling dan bolak balik ke wc dan pantry.. hahaha.. magabut dan enjoy saja even sibuk menunggu menunggu komputer tersebut..

semoga hari ini menjadi awal dari perjalanan panjang saya di kantor baru ini.. mohon untuk dilancarkan dan diberikan keberkahan dalam bekerja serta bersosialisasi.. semoga nafkah yang dicari berbarokah.. Amiinnnn..

selamat menempuh hidup baru yaaa (buat saya sendiri)