Fitur dan Harga iPhone 7 Terbaru

 

iPhone 7 (Pixabay)
iPhone 7 (Pixabay)

 

Fitur dan Harga iPhone 7 Terbaru

Apple merupakan sebuah perusahaan teknologi hebat yang menciptakan sebuah smartphone canggih dengan desain yang elegan yaitu iPhone. Beberapa tahun lalu, Apple menghadirkan seri iPhone terakhir yaitu iPhone 6, iPhone 6s, dan iPhone 6 Plus. Jadi peluncuran iPhone seri terbaru selalu menjadi penantian pencinta gadget di dunia. Dan tahun ini, Apple sudah mengumumkan produk iPhone seri terbarunya yaitu iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Dengan hadirnya iPhone 7, menunjukkan bahwa merk Apple masih sangat disukai dan menjadi salah satu merk terbaik di dunia. Ditambah iPhone7 mampu meningkatkan aspek dalam hal spesifikasi yang semakin canggih seperti kamera yang sangat bagus, speaker stereo yang jernih, dan fitur lainnya. Penasaran apa saja fitur keren dari iPhone 7 ini, berikut akan dibahas lengkap untuk anda.

Desain iPhone 7 yang Elegan

Hadir dengan beragam warna mulai dari warna pink, hitam, emas, dan perak menunjukkan bahwa desain iPhone 7 semakin elegan dan juga menawan. Layarnya menggunakan LED-backlit IPS LCD, resolusi 750×1334 piksel, menggunakan capacitive touchscreen, ukuran layar 4,7 inchi, dan kerapatan layar sekitar 326 ppi. Ditambah penggunaan Ion Strengthened Glass serta Oleophobic Coating yang memberikan perlindungan penuh pada layar. Selain itu, terdapat juga Fingerprint Sensors sebagai pelindung privasi pemilik iPhone.

Kamera iPhone 7 yang Tajam

Fitur kedua yang akan dibahas mengenai seberapa tajam kamera iPhone 7 untuk selfie dan foto. Untuk kamera utama sebesar 12 Mega Piksel beresolusi 4608×2592 dengan fitur yang canggih seperti phase detection autofocus, dual tone flash, dan image stabilization. Sedangkan kamera depan sebesar 5 Mega Piksel dan untuk hasil rekaman video sekitar 2160p dan @30fps. Dengan kamera plus fitur canggihnya mampu menghasilkan hasil gambar yang tajam dan berkualitas. Jadi iPhone 7 ini bisa menjadi pilihan bagi anda yang suka sekali dengan selfie dan fotografi.

OS, CPU, dan Memory Berkapasitas Besar

Berikutnya akan dibahas tentang prosesor yang mendukung perfomance iPhone 7 dalam menjalankan setiap program dan aplikasi. Untuk prosesornya merupakan buatan Apple sendiri yaitu dibekali Apple A9 dengan sistem operasi bawaan yaitu iOS 9. RAM yang disediakan untuk iPhone 7 ini lumayan besar yaitu 2 GB jadi anda tidak perlu khawair ketika membuka banyak aplikasi secara bersamaan. Untuk memori internal yang tersedia pada iPhone 7 ada 3 macam yaitu 32 GB, 64 GB, dan paling besar 128 GB. Jadi jangan takut kehabisan memori karena foto dan video anda yang sangat banyak.

Konektivitas & Baterai iPhone 7 yang Terbaik

Bicara tentang konektivitas, iPhone 7 sudah merancang konektivitas yang terbaik mulai dari menyediakan jaringan 4G LTE dengan kecepatan download 300/50 Mbps dan untuk upload sekitar 50 Mbps. Jika anda berada di daerah yang belum tercover oleh jaringan 4G, maka secara otomatis akan berubah ke HSPA atau 3G. Fitur lainnya yang ada di iPhone mulai dari wifi, dual band, bluetooth, micro USB, hotspot. Selain itu ada, pada iPhone 7 terdapat dual SIM card agar memudahkan pengguna yang memiliki lebih dari 1 sim card untuk berkomunikasi dengan orang lain. Untuk kapasitas baterai yang disediakan adalah 1715 mAh berjenis non removable tipe Li-po yang terbukti mempunyai daya tahan yang sangat baik.


Itulah beragam fitur pada iPhone 7 yang sudah hadir di Indonesia sekarang, untuk  harga iPhone 7 terbaru ini sekitar 8,5 juta (32 GB), 9,8 juta (64 GB), dan 11 juta (128 GB). Segera datangi toko handphone atau kunjungi toko online MatahariMall.com untuk mendapatkan promo iPhone 7 terbaru.

 

 

3 Tips Belanja Kebutuhan Ramadhan Cermat & Hemat

Belanja Kebutuhan Ramadhan

Bulan Ramadhan telah tiba dan suasana yang khas sudah saya rasakan semenjak bahkan beberapa hari sebelum puasa dimulai.  Keistimewaan bulan Ramadhan yaitu ibadah spesial puasa itu sendiri, juga termasuk berbuat beribadah rutin sekaligus berbuat kebajikan dengan maksimal, lalu berwisata kuliner khas Ramadhan, sekaligus merasakan momen kumpul-kumpul dengan orang terdekat pun kerap dinanti oleh kita.

Nah.. selain kegiatan di bulan puasa diatas, Alhamdulillah bagi sebagian kita menjelang Lebaran nanti ada momen ketika mendapat tambahan rejeki yang pasti dinanti, dan tidak lain tidak bukan yaitu ketika masuk transferan halal ke rekening kita berupa, rejeki THR ūüėÄ

 

pixabay.com
pixabay.com

 

Dengan adanya rejeki tersebut, sebagian dari kita pasti sudah mengalokasikan pos-pos belanja terkait kebutuhan Lebaran nanti, Namun dengan euforia rejeki THR tersebut, sebaiknya kita lebih bijak dan pintar dalam mengelola keuangan yaitu salah satunya mengatur aliran dana THR tersebut, dan saya pun secara pribadi tetap berhitung untuk lebih cermat dibantu Menteri Keuangan tercinta Istri saya, sehingga kebutuhan yang prioritasnya tinggi sudah masuk dalam anggaran dan (Insha Alloh) tercukupi.

Meski nilai THR yang didapat Alhamdulillah dirasa cukup, namun setelah hitung sana-sini dan ketika dibelanjakan terkadang masih perlu dilakukan penghematan. Salah satu penghematan yang saya lakukan yaitu berusaha mencari promo Ramadhan maupun mencari informasi belanja Lebaran murah via internet dengan mengunjungi situs belanja, toko online, ecommerce, maupun marketplace favorit, tentunya saya pun menemukan berbagai promo yang menarik, dari program diskon langsung, lalu ada pula potongan harga dengan berbelanja sekian Rupiah dan sekian volume barang dengan berbagai macam variasi promo, hingga ada pula situs yang menyediakan semacam cashback, dan ada pula yang memberikan langsung bingkisan hadiah menarik jika berbelanja produk dengan sejumlah total belanja tertentu!

Nah.. dengan begitu banyak promo yang ada, maka kita harus lebih bijak dalam menyikapinya. So, yuk simak 3 tips belanja kebutuhan Ramadhan cermat dan hemat, berikut ini :

1. Tentukan target belanja

Seperti yang disampaikan diawal tulisan diatas, maka tips yang saya bisa bagikan yaitu sebaiknya kita berbelanja dengan target tertentu, waduh belanja pakai target segala?! tenang sob, maksudnya agar ketika berbelanja nanti, dilakukan secara terencana dan sesuai kebutuhan kita.

Dengan memiliki target yang dimaksud yaitu kita tahu pasti barang apa dan seperti apa yang kita benar-benar dibutuhkan, dan tentunya kita melakukan riset kecil-kecilan, membaca review sana-sini, dengan tetap memperhatikan anggaran yang sudah kita tentukan. Kemudian tentukan batas waktu dalam berbelanja, bisa saja kalau terlalu memakan waktu lama menimbang-nimbang, periode promo diskonnya bisa-bisa sudah lewat atau barangnya sudah habis terjual, dan kalau bisa jangan kelayapan membeli barang-barang lain yang tidak dibutuhkan, gara-gara kelamaan window shopping :)

2. Cari & bandingkan beragam produk dengan tawaran promo diskon yang menarik

Nah.. setelah membahas soal target belanja, maka selanjutnya menentukan tempat belanja yang memberikan promo diskon atau pun cashback yang oke punya yaitu ShopBack.  Wah tapi jangan khawatir, ShopBack bukan sebuah toko online yang menjual langsung produk yang kita inginkan, tetapi merupakan semacam wadahnya semua toko online, ecommerce, maupun marketplace favorit kamu, yang menyediakan beragam produk.

 

Shopback.co.id

Shopback.co.id
Shopback.co.id

 

Menariknya, jika kita mendaftar Shopback dan berbelanja di toko online melalui Shopback , maka akan mendapat uang tabungan berupa cashback ketika kita berbelanja nanti, dan cashback tersebut dapat dicairkan langsung ke rekening kita.

ShopBack memberikan kemudahan untuk saya, karena dengan beragam produk yang ditawarkan plus mendapat cashback di semua toko online, ecommerce, maupun marketplace favorit saya.  Selain berbelanja kebutuhan Ramadhan, kita juga bisa melakukan pembelian pulsa, pembelian tiket pesawat atau kereta, pemesanan hotel, sampai membeli tiket acara maupun melakukan transaksi terkait Uber atau Grab misalnya.

 

shopback.co.id

 

Untuk sesi belanja kali ini, saya merasa membutuhkan tambahan storage, karena dengan semakin banyaknya file, foto, video, dan aplikasi di handphone, maka dirasa perlu untuk membeli external storage handphone, agar ketika acara kumpul-kumpul, misal acara buka puasa bersama atau ketika mudik dan Lebaran nanti biar puas foto-foto dan menyimpan berbagai file, sekaligus mencoba beragam aplikasi handphone lainnya. selain itu, saya pun berniat membeli tiket kereta untuk mudik nanti, jadi dengan kebutuhan tersebut, saya mulai pencarian untuk belanja kebutuhan Ramadhan tersebut.

Melalui ShopBack, saya berbelanja kartu MicroSD untuk tambahan bagi external storage handphone. Setelah tahu spesifikasi produknya dengan membandingkan sana-sini di beberapa toko online, kemudian cek promo cashback di ShopBack juga, maka saya putuskan membeli di Lazada berupa MicroSD SanDisk Ultra Micro SDHC class 10 yang 32 GB.

Oia.. saran saya jangan lupa login dulu dari situs ShopBack, kemudian masuk ke halaman ShopBack di bagian toko online favorit, yaitu Lazada dan Tokopedia, setelah itu nanti kita akan dibawa secara otomatis ke Lazada dan Tokopedia untuk berbelanja disana, dan jangan tutup window atau tab di browser agar ShopBack dapat mencatat dan merekam transaksi kita, dan tentunya jika langkah-langkahnya benar, nanti kita akan mendapat cashback dan dapat dicairkan langsung ke rekening kita.

 

 

3. Perhatikan pilihan metode pembayaran

Nah.. untuk tips terakhir ini saya tahu baru akhir-akhir ini, karena dengan kemudahan beragamnya metode pembayaran yang bisa dilakukan, baik melalui Tokopedia atau Lazada, saya menemukan program diskon bahwa jika berbelanja dengan menggunakan pembayaran dengan beberapa bank terpilih, misalnya mendapat potongan diskon tambahan jika melakukan pembayaran dengan kartu kredit dengan menggunakan Visa atau Master Card. Jadi selain melihat promo produknya, jangan lupa perhatikan promo dari bank-bank terpilih untuk metode pembayaran yang nanti dilakukan, jadi kita dapat berbelanja cermat dan hemat.

 

#ShopBackinAja

Jadi setelah mencari dan mendapat barang yang oke punya, dengan harga yang tergolong murah, lalu berbelanja dengan adanya cashback plus melakukan metode pembayaran yang tepat, jadi selanjutnya yuk belanja kebutuhan Ramadhan melalui ShopBack dan jangan lupa lakukan transaksi belanja seperti tips yang saya sampaikan diatas sob, niscaya semoga dapat bermanfaat dan barokah!

Jadi mulai dari sekarang saya kalau belanja yaa #ShopBackin aja, karena kemudahan dan potongan cashback yang lumayan didapat dan jangan lupa sering-sering cek promo di ShopBack dan toko online, ecommerce, maupun marketplace favorit kamu ya.

Nah.. untuk memudahkan, saya biasanya menyambangi dan ikut aktivitas komunitas ShopBack (Shopbackers) berikut agar tidak terlewat promo dan info kegiatanya :

 

 

 

 


Referensi :

Informasi program promo Lazada & Tokopedia di ShopBack :

  • https://www.shopback.co.id/lazada
  • https://www.shopback.co.id/tokopedia

 

Mudik Gratis bareng Sido Muncul

Kebetulan beberapa waktu lagi, kita bakal pulang kampung ketika libur Lebaran nanti, dan di momen tersebut,  selain  acara kumpul-kumpul bersama orang terkasih, lalu wisata kuliner mencicipi berbagai versi rasa makanan a la Lebaran, semacam ketupat, opor,  semur, sayur, maupun berbagai cita ras nastar, putir salju, dan kue jajanan khas Lebaran lainnya, maka proses perjalanan itu sendiri menjadi keasyikan tersendiri, dan tahu sendiri bagaimana effort yang harus dikeluarkan untuk pulang kampung, dari persiapannya termasuk anggaran dan akomodasi, transportasi yang digunakan, sampai nanti pulang untuk arus balik.

Nah.. berhubungan dengan soal mudik-mudikan, kali ini saya berkesempatan menghadiri acara jumpa pers yang diselenggarakan oleh Sido Muncul. Yang unik dari acara ini yaitu tema kegiatannya berupa inisiatif penyelenggaraan MUDIK GRATIS¬†yang diadakan oleh Sido Muncul… wow gratis loh! ¬†Siapa yang tidak mau dapat gratisan dan sekalian pulang kampung bertemu sanak keluarga,¬†so¬†pasti yang mau ikutan jadi membludak, jadi yuk simak ulasan kegiatan mudik gratis Sido Muncul ini.

 

Kiprah Mudik Gratis Sido Muncul

http://sidomuncul.id/
http://sidomuncul.id/

 

Kegiatan mudik bareng guyub rukun ini sudah dilakukan sejak tahun 1991 dan ide mudik gratis ini adalah ide  dari Jonatha Sofjan Hidajat yang sekarang menjabat sebagai Direktur Utama. Selama tiga tahun dari tahun 1991-1993, kegiatan mudik ini tidak ada seremonial khusus nan megah dihadiri oleh tokoh masyarakat maupun pejabat pemerintah yang melepas para pemudik, sehingga dilakukan dengan secara sederhana saja,

Ketika itu, ide brilian Sido Muncul tersebut  bisa dibilang cukup inovatif, dan memang merupakan salah satu pelopor dan perintis kegiatan seperti ini, namun seperti yang disampaikan oleh pihak Sido Muncul sendiri,  ketika tahun-tahun pertama kegiatan mudik gratis ini belum terkonsep dan terkelola rapi dalam pelaksanaanya, dan bahkan masih minimnya publikasi, sehingga baik gaung dan peserta yang ikut belum seriuh dan ramai dibandingkan penyelenggaraan di tahun-tahun selanjutnya.

Mudik Gratis Sido Muncul pertama kali dilaksanakan pada tahun 1991 di Lapangan Parkir Timur Senayan Jakarta dengan menggunakan 17 bus diikuti oleh 1.200 pedagang jamu. Lalu beberapa tahun terakhir peserta mudik bukan hanya para pedagang jamu ataupun mbok jamu gendong, tetapi juga para pedagang asongan, dan pembantu rumah tangga, jadi kegiatan ini juga termasuk kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Sido Muncul, yaitu membantu masyarakat lapisan bawah yang mau pulang kampung dengan aman dan teratur. Selain itu, kegiatan mudik gratis ini pun membantu pemerintah dan pihak terkait dalam penyelenggaraan mudik yang lebih teratur dan tentunya lebih baik dan aman, karena mendapat bantuan dan dukungan pemerintah.

Jumpa Pers Sido Muncul (Ardika Percha)
Jumpa Pers Sido Muncul (Ardika Percha)

 

Dari penyelengaran semenjak tahun 1991, kegiatan Mudik Gratis  Sido Muncul ini telah memberangkatkan sebanyak kurang lebih 332.400 orang ke berbagai tempat di Indonesia. Dengan sejumlah pemudik tersebut, maka Sido Muncul pun mendapat pengakuan sekaligus dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah, dan secara langsung dan tidak langsung menginspirasi pihak lain baik pihak aparatur negara maupun pihak swasta lainnya untuk menyelenggarakan kegiatan positif sejenis.

 

Mudik Bareng Guyub Rukun 2017

Mudik Gratis Sido Muncul (Ardika Percha)
Mudik Gratis Sido Muncul (Ardika Percha)

 

Penyelenggaraan Mudik Bareng Guyub Rukun ini merupakan pelaksanaan ke 28 kalinya, dan dengan pengalaman sepanjang itu, Sido Muncul menyampaikan bahwa pelaksanaannya semakin baik, sehingga pihak perusahaan sendiri, pemudik, dan pihak terkait semakin bersemanggat setiap tahunnya menyelenggarakan kegiatan positif ini, yang telah menjadi  semacam tradisi tahunan.

Pada penyelenggaraan mudik ke-28 kalinya ini, Sido Muncul akan memberangkatkan 15.000 pemudik menggunakan dengan 260 bus ke tujuh kota tujuan, yaitu Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjarnegara, Solo, Wonogiri, dan Jogjakarta. Sebanyak 160 bus akan diberangkatkan dari area Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur dan bus lainnya akan diberangkatkan dari Sukabumi, Bandung, Tangerang, Cilegon, Serang, Cikampek, Bogor, dan Cibinong.

 


Referensi :

  1. https://www.facebook.com/sidomunculcorp
  2. http://sidomuncul.id/
  3. #MudikGratisSidoMuncul2017
  4. #MudikBarengGuyubRukun

 

Terbang Aman & Nyaman bersama #SobatAviasi

Melakukan perjalanan udara ke berbagai tempat yang jauh bahkan menyeberangi pulau dan batas negara di era sekarang menjadi semakin mudah dan murah. Seperti perjalanan saya yang lalu, maka soal kemananan dan kenyamanan merupakan hal yang paripurna kemana pun tujuannya dengan aman dan nyaman.

 

 

Nah.. agar mudik kali ini Insha Alloh selamat, aman dan nyaman dengan menggunakan transportasi udara, maka ada persiapan dan aturan yang harus kita ikuti dan lalui, agar perjalanan udara dapat lancar dilakukan hingga selamat tanpa kurang suatu apapun sampai di tempat tujuan.

Dalam persiapan keberangkatan tersebut, ada beberapa hal yang harus dilakukan, mulai dari pemeriksaan barang-barang sesuai regulasi keselamatan penerbangan sampai bagaimana cara kita membawa serta melakukan packing barang, khususnya beberapa barang dalam bentuk cairan.

 

Pemeriksaan Barang di Bandara

 

Salah satu kegiatan ketika  kita dalam persiapan keberangkatan yaitu di area pemeriksaan barang-barang yang dilakukan dengan menggunakan semacam metal detector. Ketika  di area tersebut, maka semua barang yang mengandung kadar logam, seperti barang-barang pribadi berupa telepon seluler, cincin, kalung, ikat pinggang, sampai pecahan uang logam pun harus disimpan di tempat yang tepat dan dilakukan pemindaian dengan alat tersebut.

Terkadang di area ini, selain ketika check in, maka cukup memakan waktu, karena saya harus melepas dan merapikan barang-barang tersebut, namun demi keamanan dan kenyamanan , yaa ikuti saja prosedur yang dilakukan. Nah.. agar mudah, terkadang barang-barang tersebut saya pisahkan dan masukkan ke tempat tertentu di tas bawaan, atau jika diperlukan dipisahkan dengan memasukkan  ke tas bawaan ukuran kecil yang saya pisahkan termasuk untuk sejumlah uang tunai, kartu identitas, maupun tiket pesawat atau dokumen lainnya.

Jangan lupa hal yang terpenting kita lakukan ketika di area pemeriksaan nanti, tidak lupa membawa kelengkapan dokumen macam tiket, boarding pass, atau jika diperlukan dokumen keimigrasian, jika melakukan penerbangan udara ke luar negeri. Semua prosedur tersebut juga dilalui dengan santai dan rileks, namun tetap sekaligus serius jangan dilakukan bercanda, karena terkadang ada beberapa orang karena memang excited pertama kali atau bahkan sudah terlalu sering melakukan penerbangan udara, terkadang menganggap pemeriksaan tersebut hanya rutinitas, bahkan menganggap remeh prosedur yang dilakukan.

Barang yang dilarang dalam penerbangan

Untuk alasan keselamatan dan keamanan, penumpanng transportasi udara tidak diperbolehkan membawa beberapa barang yang dianggap mengganggu bahkan membahayakan perjalanan menggunakan transportasi udara.

Barang-barang tersebut dari seperti bahan peledak, barang yang mudah terbakar, barang yang mengandung gas tertentu, atau barang-barang yang memiliki kandungan cairan berpotensi bahaya jelas-jelas dilarang dibawa ke kabin pesawat, dan terpaksa harus diamankan.

Yaa.. kalau kita sebagai “penumpang normal” ¬†yang maunya berlibur atau melakukan perjalanan bisnis sepertinya tidak mungkin membawa barang-barang tersebut, cuma saya pernah melihat, bahwa barang seperti dalam botol tabung, mungkin pengharum parfum, atau misal semacam obat carian atau berbentuk gas atau material kosmetik pun pernah diamankan dari tas penumpang di depan saya ketika mengantri dan dilakukan pemeriksaan, sehingga barang tersebut pun tidak bisa dibawa bersama pemiliknya.

 

 

https://www.facebook.com/pg/djpu151
https://www.facebook.com/pg/djpu151

 

Komunitas #SobatAviasi

Dengan pengalaman melakukan perjalanan dengan menggunakan  pesawat tersebut pun membuat saya mencari informasi dari beberapa grup maupun komunitas di ranah media sosial, Salah satunya yaitu komunitas #SobatAviasi yang merupakan komunitas resmi yang dibentuk oleh Direktorat Jendral Perhubungan Udara Kementrian Perhubungan, yang bisa diikuti dan diakses melalui media sosial Facebook [https://www.facebook.com/djpu151/] dan Instagram [https://www.instagram.com/djpu151/] serta bisa juga diakses melalui situs komunitasnya di http://selamanya.id/

Di komunitas #SobatAviasi tersebut, saya banyak mendapat informasi beragam, salah satunya yang saya share diatas, terkait prosedur keselamatan dan keamanan untuk transportasi udara. Segala aturan dan prosedur tersebut, dibuat tentunya dalam rangka agar tingkat keamanan, keselamatan, dan kenyamanan kita dalam menggunakan transportasi udara via pesawat komersial dapat terjaga, sehingga kita terbang kembali dan selamanya dengan menggunakan penerbangan udara tersebut.

 

Referensi :

Komunitas #SobatAviasi

  • http://selamanya.id/
  • https://www.facebook.com/pg/djpu151
  • https://www.instagram.com/djpu151/

 

Perkembangan Industri Fintech di Indonesia

 

Data & Fakta Perkembangan FinTech

Perkembangan yang tergolong bombastis di industri digital disertai tumbuhnya perusahaan rintisan (baca startup), selain itu, adaptasi yang cukup cepat atas media sosial dan layanan digital, maka Indonesia berpeluang menjadi salah satu tambang emas di kawasan Asia, khususnya di Asia Tenggara sendiri.

Dengan potensi pasar dan tren penetrasi internet di Indonesia¬†yang cukup besar tersebut, maka perkembangan¬†Fintech¬†(diterjemahkan menjadi tekfin: teknologi finansial) pun ikut terpacu. Seperti artikel yang saya tulis mengenai awal perkembangan¬†Fintech¬†di Indonesia [Baca artikel ‘Belajar¬†Fintech Indonesia”], maka kecenderungan penggunaan layanan digital yang awalnya dari aktivitas media sosial, akan berkembang dan bergeser ke penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, contohnya dalam aktivitas keuangan.

Dari data yang dilansir dari Bank Indonesia via Tech in Asia, hingga akhir tahun 2016, telah ada 142 perusahaan yang bergerak dalam usaha tekfin tersebut, dan menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Perkembangan tekfin di Indonesia dapat dilihat dari infografis berikut yang dilansir dari Tirto.id, bahwa dari tahun 2015 hingga estimasi di 2017 akan terjadi lonjakan penggunaan tekfin dalam ranah pribadi (non bisnis), misalnya dalam penggunaan pembayaran elektronik atau terkait dengan pengelolaan keuangan pribadi.

Tirto.id
Tirto.id

 

 

Kepopuleran FinTech 

Mengapa FinTech begitu populer di Indonesia?  Untuk menjawab pertanyaan diatas, saya mencoba merangkum dari beberapa sumber [Modalku], sehingga kita dapat mengetahui perkembangan FinTech kedepannya, yaitu sbb :

  1.  Generasi muda yang lahir dengan Internet dan mulai dewasa menginginkan solusi cepat bagi permasalahan mereka. Proses online biasanya lebih sederhana dan lebih cepat, serta mereka pun lebih aktif menyelesaikan masalah mereka sendiri. Bila tidak ada solusi, mereka akan tidak segan untuk meminta bantuan pihak lain melalui internet.
  2. Meluasnya penggunaan Internet dan smartphone ditengah kesibukan yang semakin tinggi, sehingga ada kebutuhan untuk melakukan transaksi keuangan secara online.
  3. Pelaku Fintech Indonesia melihat cerita sukses bisnis berbasis teknologi digital seperti Gojek dan Uber. Mereka merasa terinspirasi membangun usaha digital di bidang keuangan. Bila orang lain bisa melakukannya, mengapa saya tidak?
  4. Usaha Fintech dianggap lebih fleksibel dibandingkan bisnis konvensional yang memiliki wajah lebih kaku.
  5. Penggunaan teknologi, software, dan olah data Fintech . Usaha Fintech juga menggunakan data secara lebih akurat dan tepat guna, misalnya data dari social media, atau proses seleksi kredit yang bisa dilakukan secara remote mobile dan dilakukan hampir real time sehingga prosesnya menjadi lebih cepat dan lebih akurat, maka misalnya dalam pengajuan profil risiko kredit dalam proses konvensional menjadi perlahan usang.

 

Relasi Regulator & Pelaku Industri FinTech

pixabay.com
pixabay.com

 

Pada akhir tahun 2016 yang lalu, dengan diresmikannya Bank Indonesia Fintech Office merupakan salah satu tonggak di industri finansial sudah mulai fokus atas berkembangnya di ranah digital, sehingga isu klasik mengenai regulasi dan aturan main sepertinya akan lebih jelas bagi pelaku digital. Dengan hadirnya Bank Indonesia Fintech Office akan menjadi wadah evaluasi, penelusuran, dan mitigasi risiko dalam pengembangan perusahaan-perusahaan di bidang teknologi keuangan, khususnya terkait sistem pembayaran.

Hal ini pun sudah diinisiasi juga oleh OJK melalui rangkaian acara seperti Indonesia Fintech Indonesia Festival & Conference 2016 yang menjadi showcase  dan wadah diskusi resmi bagi pelaku industri tekfin tersebut, lalu adapula inisiatif-inisiatif yang menghasilkan langkah positif, disertai dengan hadirnya Asosiasi Fintech Indonesia di acara tersebut, sehingga berbagai pihak dapat terjalin komunikasi antara pelaku, pasar, dan regulator. Dengan hadirnya beberapa inisiatif tersebut, maka progres perkembangan industri tekfin Indonesia sudah di jalur yang tepat, sehingga momentum yang ada dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk perkembangan ekonomi Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing di kancah internasional secara keseluruhan.

 


Referensi :

  1. https://id.techinasia.com/perkembangan-startup-fintech-di-indonesia-2016
  2. https://modalku.co.id/blog-detail/1220/perkembangan-fintech-di-indonesia
  3. https://tirto.id/peresmian-bi-fintech-office-b4WA
  4. https://id.techinasia.com/daftar-startup-teknologi-jasa-finansial

Proses Kreatif dalam Blogging

Pada awal belajar ngeblog¬†saya “terinspirasi” dengan berbagai penulis, jurnalis, atau blogger, dan tentunya saya pun “mereplikasi” gaya mereka, lalu dengan mencoba sana-sini saya, dan belajar sana-sini pula, saya pun berkembang menjadi sekarang, meski sampai sekarang saya masih sebagai pembelajar dan terkagum-kagum menemukan blogger-blogger muda atau senior yang bikin gebrakan dalam “karier” blogging-nya, baik dalam hal penulisan dan penyajian blog masing-masing.

Penulis-penulis tersebut punya gaya menulis yang khas maupun adapula penulis yang sebenarnya memiliki gaya bahasa yang umum, namun “penyajiannya” berbeda, jadi saya pun masih menikmati tulisan mereka dan mencoba satu-dua kelebihan yang mereka tampilkan, sekaligus mencari “adonan” yang tepat bagi tulisan saya sendiri.

Setelah sekian lama berlatih dalam menulis dan belajar blogging, salah satu yang menjadi pemikiran saya yaitu bagaimana cara atau “prosedur” yang efektif dalam membuat sebuah artikel blog tersebut. Di luar sana mungkin jutaan artikel membahas hal semacam ini, dari so serious sampai dengan gaya yang dagelan dan (sok) santai! Tetapi berbagai artikel yang ditemukan (mungkin) bermanfaat dan bisa jadi acuan, namun yang paling tahu bagaimana nyamannya dan kenapa motif kita menulis dan blogging¬†yow¬† kita sendiri¬†toh?? Jadi saya pun berusaha membuat suatu proses kreatif yang standar dalam kegiatan¬†ngeblog¬†tersebut.

Pencarian Ide & Riset

https://www.gapingvoid.com/blog/
https://www.gapingvoid.com/blog/

 

Dalam menulis dan menghasilkan sebuah artikel blog, tentunya berawal dari mencari dan mengembangkan ide tulisan, terkadang  saya dirasa perlu untuk melakukan riset dan pencarian referensi, lalu membuat semacam kerangka dasar apa yang akan dibahas, lalu berlanjut ke proses menulis itu sendiri, kemudian dilakukan juga proses editing sana-sini secukupnya, sampai proses publikasi sebuah tulisan blog, dan mendistribusikan ke kanal lain, contohnya melalui media sosial.

Jika dilihat dalam menghasilkan sebuah blog merupakan sebuah rangkaian proses yang cukup panjang, sekaligus mengasyikan untuk saya, dan tanpa mengecilkan setiap tahapan tersebut, maka proses untuk membuat ide tulisan dan melakukan riset, menurut saya merupakan salah satu tahapan yang bikin otak berputar, bekerja, produktif, dan mendidih dalam arti positif. Sebagian proses kreatif mencari ide dan mengumpulkan data dan memverifikasi data jika diperlukan, menurut saya menjadi keasyikan sendiri, karena di tahap ini saya mendapat informasi baru sekaligus pengetahuan yang mencerahkan. Dan puncaknya ketika proses kreatif di tahap development artikel blog tersebut, yaitu berusaha merangkum dari hasil riset tersebut dan menuliskannya, lalu ditampilkan menjadi artikel blog yang utuh, dan berharap (semoga) bisa dinikmati oleh pembaca blog.

Lalu catatan tambahan di tahapan riset tersebut, malah saya menghasilkan ide-ide tulisan berikutnya, yaa.. terkadang ide tulisan tersebut akhirnya sebagian besar menjadi korban yang bernama artikel ¬†blog yang berstatus¬†draft ¬†saja ūüėÄ

 

Informasi Versus Pengetahuan

https://www.gapingvoid.com/blog/
https://www.gapingvoid.com/blog/

 

Dari yang dipaparkan secara visual dari Gapingvoid, suatu topik bahasan yang didapatkan yang bersumber dari data dan fakta lapangan, kemudian menjadi berguna sebagai suatu informasi bagi yang membutuhkan. Kemudian beberapa informasi yang tersebar dan sepertinya tidak memilii relasi akan menjadi lebih bermanfaat jika dikumpulkan menjadi lebih terstruktur dan sistematis, sehingga menjadi suatu pengetahuan.

Beberapa blog yang saya temukan dan (mungkin) tulisan saya pribadi masih digolongkan dalam taraf pemberian informasi, malah berusaha Insha Allah dan syukur-syukur bisa bermanfaat bagi orang lain, meski belum mencapai taraf menjadi tulisan yang sifatnya berupa pengetahuan seperti yang disampaikan Gapingvoid tersebut.

Di tahap pemberian informasi ini saja, saya sudah cukup puas dan bersyukur, serta saya pribadi lebih berfokus dan perhatian pada isu konsistensi serta tetap menjaga semanggat pribadi untuk¬†ngeblog¬†secara baik dan rutin. Hal ini menjadi salah satu tantangan saya untuk “naik kelas”, sekaligus saya pun (masih) berkutat pada isu kuantitas tulisan atau artikel blog yang dihasilkan, dibandingkan isu kualitas.

 

 

Salah satu usaha terbesar saya dalam blogging untuk berusaha bertahap mencapai sebuah artikel blog yang bisa dikatakan artikel yang memiliki unsur pengetahuan seperti konsep yang dipaparkan Gapingvoid  tersebut, yaitu ketika menulis dan menyusun artikel blog bertema profil fotografer yang menjadi salah satu inspirasi dan referensi saya dalam belajar fotografi, yaitu di penulisan artikel Percha Photog Profile yang membahas Eric Kim yang seorang blogger sekaligus fotografer [Baca artikel blog: Eric Kim] maupun profil Vivian Maier seorang nanny yang memiliki hasrat di dunia fotografi [Baca artikel blog  Vivian Maier]. Di artikel blog tersebut, saya melakukan riset yang cukup panjang dan mendalam, dari membaca kisah hidupnya, lalu melakukan semacam studi literatur, dan tentunya melihat dan berusaha memahami karya fotografinya, bahkan saya pun menonton film pendek atau videonya di Youtube!

Jadi menurut Kamu, baik yang memang yang sudah rutin menulis dan/atau ngeblog,  maupun yang masih bertahap belajar ngeblog, bagaimana kamu melakukan proses kreatif untuk blogging?

Lalu bagaimana menurut Kamu soal konsep informasi versus pengetahuan yang saya saya bahas tadi? Yuk, share di kolom komentar ya!

 


Referensi :

  1. https://www.gapingvoid.com/blog/

 

Perang Tarif Layanan Transportasi Online Vs Konvensional

Hadirnya transportasi yang melayani publik dengan konsep ride sharing memang menjadi fenomena menarik sendiri, seperti yang saya bahas di ulasan ojek online [Baca: 7 layanan ojek online], maka hadirnya layanan tersebut dari sisi konsumen jelas terbantu dalam mobilitas sehari-hari. Dengan perkembangan pesat model transportasi tersebut, tak terelakkan menimbulkan persaingan bisnis yang sengit, dan para pelaku bisnis tersebut pun masuk ke jurang kompetisi perang harga.

 

https://iprice.co.id
https://iprice.co.id

 

Perang tarif bisa disebut kondisi bagai pisau bermata dua, yaitu ada kondisi yang positif dan sekaligus kondisi negatif, baik dari sisi pebisnis, pelaku, pemerintah, dan tentunya pengguna atau konsumen. Hal ini terjadi contohnya pada kasus perang tarif di industri telekomunikasi,  jika terlihat dalam jangka pendek memang menguntungkan bagi konsumen karena menikmati tarif murah, namun bagi jangka panjang kualitas layanan akan menurun atau berkurang, serta tidak ada jaminan standar layanan dan keselamatan sesuai regulasi. Perang tarif antar operator taksi online dengan tarif angkutan umum konvensional juga merugikan industri transportasi secara keseluruhan terkait kesetaraan berbisnis, misalnya isu perizinan dan perpajakan.

Saya sebagai konsumen dan pengguna loyal, kehadiran transportasi online, khususnya taksi online tersebut sangat terbantu, karena faktor kemudahan, layanan yang cukup baik, dan tentunya harga yang tergolong terjangkau dan kompetitif. Di sisi lain, saya sebagai konsumen juga menginginkan standar layanan dan keselamatan sesuai regulasi, meski hal ini setiap penyedia layanan sudah memiliki standar yang cukup baik, namun dari sisi perlindungan konsumen dan (mungkin) dari sisi operator/driver juga bisa diperhatikan.


 

Referensi :

  1. https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3453621/tarif-taksi-online-dibatasi-menhub-agar-tidak-terjadi-perang-tarif
  2. https://iprice.co.id/insights/uber-grab-taxis/

Smartphone Samsung 4G LTE Murah : Samsung Galaxy J1 Ace

Harga Samsung J1 Ace¬†‚Äď Sekarang, smartphone Android dengan jaringan 4G LTE paling murah dimiliki oleh salah satu vendor ternama yakni Samsung Galaxy J1 Ace. Salah satu kelebihan unggulan pada smartphone Samsung Galaxy J1 Ace adalah adanya konektivitas 4G LTE, sehingga aktivitas internet yang dilakukan akan lebih cepat dan juga lancar. Tidak hanya jaringan 4G LTE yang disematkan namun ada banyak kelebihan lainnya yang dalam smartphone yang dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau hanya sekitar satu jutaan. Smartphone Samsung Galaxy J1 Ace ini juga mengusung layar dengan teknologi Super AMOLED. Untuk masalah desain, Samsung Galaxy J1 Ace ini juga memiliki perbedaan yang signifikan dari Samsung Galaxy yang lain yang sudah dirilis sebelumnya dan sudah lebih dulu meramaikan pasaran gadget di Indonesia walaupun cukup mirip dengan tampilan desain dari Samsung Galaxy J1. Smartphone yang satu ini juga diduga akan meramaikan pasaran smartphone 4G LTE yang murah dan semakin banyak dicari oleh setiap para pengguna smartphone di Indonesia.

 

Review Samsung Galaxy J1 Ace

Jika dilihat secara keseluruhan, smartphone Galaxy J1 Ace keluaran Samsung ini tidak memiliki keistimewaan tersendiri, akan tetapi dengan adanya beberapa kelebihan yang ditawarkan oleh pihak Samsung seperti yang sudah dijelaskan tadi juga membuat pihak Samsung menjadi lebih percaya diri lagi untuk bisa merilis produk terbarunya yang diharapkan bisa menarik minta para konsumen. Ponsel pintar ini mengusung layar dengan besar 4.3 inch dengan mengusung resolusi layar WVGA 480 x 800 pixel dan juga mengusung teknologi layar Super AMOLED yang menggunakan kerapatan layar yang mencapai 218 pixel setiap inchi-nya. Dengan demikian, maka akan menghasilkan gambar yang akan terlihat lebih tajam dan juga jernih.

www.blibli.com
www.blibli.com

Namun, sangat disayangkan sektor hardware pada Samsung Galaxy J1 Ace terlihat tidak menarik. Hal ini dikarenakan smartphone Samsung Galaxy J1 Ace ini menggunakan chipset Exynos SC3475 yang pada bagian dalamnya menggunakan prosesor Quad Core ARM Cortex A7 dengan kecepatan mencapai 1.3 Ghz. Selain itu, Samsung Galaxy J1 Ace ini juga sudah didukung dengan menggunakan RAM sebesar 768 MB. Pada sektor grafik, semua juga sudah dibekali dengan GPU Mali ‚Äď T760MP2. Dengan adanya kapasitas RAM yang tidak terlalu besar namun juga terlalu kecil jika menopang CPU Quad Core.

Pada sektor kamera, Samsung Galaxy J1 Ace ini memberikan kamera utama yang memiliki resolusi sebesar 5 MP dan lengkap dengan semua fitur pendukung lainnya seperti LED flash dan juga autofocus. Sedangkan pada kamera depan, smartphone Samsung Galaxy J1 Ace ini juga menggunakan kamera dengan resolusi sebesar 2 MP. Pada sektor sistem operasi yang dipakai oleh Samsung Galaxy J1 Ace ini adalah versi 4.4 Kitkat. Sedangkan pada penyimpanan datanya, Samsung Galaxy J1 Ace ini menggunakan memori internal yang cukup kecil, yakni hanya sebesar 4 GB. Akan tetapi, anda jangan merasa khawatir, sebab sudah dilengkapi dengan slot micro SD yang besarnya bisa mencapai 128 GB sehingga bisa menyimpan data lebih banyak. Pada jaringan konektivitas yang diusung sudah menggunakan 4G LTE, sehingga koneksi internet bisa lebih cepat.

www.blibli.com
www.blibli.com

Untuk harga Samsung Galaxy J1 Ace ini dibanderol dengan harga yang cukup murah, yakni hanya sekitar Rp 1 jutaan saja. Jadi yang mau berniat ganti smartphone atau mau punya smartphone kedua untuk backup, ponsel satu ini bisa jadi pilihan yang tepat!

 

 

 

Belajar Fintech Indonesia

Perkembangan dunia digital termasuk tumbuhnya industri tekfin  (lebih dikenal dengan istilah fintech) serta melesatnya pertumbuhan media sosial yang dipicu pesatnya penggunaan akses internet di Indonesia, bahkan untuk saya pribadi telah mengubah pola keseharian saya secara bertahap, salah satunya dalam penggunaan transportasi dengan ojek online  [BACA artikel blog : 7 layanan ojek fenomenal]  yang hampir tiap hari saya gunakan.

Selain menggunakan ojek online tersebut, tentunya saya menggunakan kereta Commuter Line dan tentunya untuk memudahkan proses transaksi, saya menggunakan mata uang digital/elektronik sejenis seperti produk e-money Bank Mandiri, BNI Tap Cash, BCA Flazz, maupun Go-Pay, dengan intensitas penggunaannya pun semakin tinggi. Melihat perkembangan pola kehidupan tersebut, membuat saya pribadi ingin belajar terkait perkembangan industri teknologi finansial, yang sekarang dikenal dengan istilah fintech tersebut.

Menurut pendapat saya, untuk mempelajari fintech ini,  dari hasil membaca sana-sini tersebut, maka perkembangan fintech diawali dari pemanfaatan jaringan ATM, lalu mobile banking, kemudian layanan internet banking, dan paralel pemanfaatan uang elektronik menjadi pemicu perkembangan fintech Indonesia.

 

pixabay.com
pixabay.com

 

Uang elektronik (e-money) berbasis kartu fisik

Pemanfaatan uang elektronik tersebut dari yang saya pelajari awalnya dari penggunaan transaksi fisik & tatap muka yang merupakan awal perkenalan dengan fintech, dibantu dengan teknologi pembacaan kartu pintar terhadap perangkat pembacanya, merupakan awal menggunakan layanan fintech sejenis, seperti yang dipaparkan diatas.

Seperti yang saya sampaikan diawal artikel blog ini, uang elektronik lambat laun bakal menjadi hal yang lumrah di Indonesia, paling tidak dari keseharian saya dan aktivitas di sekitar lingkungan saya, bahkan tren positif tersebut mengalami kenaikan nilai yang semakin besar, hal ini merujuk dari data, seperti yang dilansir dari data e-money Bank Indonesia via Daily Social, trennya dari tahun 2014 hingga 2016, terdapat lebih dari 476 juta transaksi dengan perputaran uang sejumlah lebih dari 5,28 triliun Rupiah, maka terdapat kenaikan sebesar lebih dari 59% dari tahun sebelumnya (year-on-year).

 

dailysocial.id
dailysocial.id

Uang elektronik (e-money) berbasis layanan internet (server based)

Pemanfaatan uang elektronik selanjutnya yaitu penggunaan layanan via internet, dan hal ini menjadi lumrah, seperti pemesanan & pembayaran tiket, online shopping, akomodasi perjalanan, dsb. Menurut saya, layanan seperti ini, dari sisi akses dan user experience mirip dengan transaksi kartu kredit, serta dilengkapi fitur keamanan dan otentifikasi yang mudah sekaligus canggih. Salah satu yang saya ketahui dan pernah mencoba yaitu layanan Sakuku dari Bank BCA, yang terintegrasi dengan KlikBCA dan bahkan ATM BCA.

 

Payment Gateway

Melihat perkembangan uang elektronik tersebut, saya pribadi pun teringat beberapa tahun lalu mengenai kabar melesatnya bisnis payment gateway di Indonesia, yang diramaikan dengan hadirnya Doku sebagai perintis local payment gateway dan akhirnya menjadi salah satu pemain besar dalam layanan ini semenjak 2007, lalu disusul operator lain seperti Inapay, Veritrans, dsb.

Payment gateway ini pun menjadi fondasi atas mayoritas transaksi elektronik, dan sepengetahuan saya dengan akses, teknologi, dan jaringan yang dimiliki, yang sebagian besar dikuasai pemain lokal semenjak lama, bahkan sebelum booming ecommerce di Indonesia, maka hal ini pun menjadi salah satu katalisator perkembangan tekfin alias fintech Indonesia, disertai dengan kebutuhan dan adaptasi masyarakat Indonesia yang cukup responsif atas perkembangan baru ini.


Referensi :

  1. https://dailysocial.id/post/mengintip-gurihnya-uang-elektronik-di-indonesia
  2. http://www.bi.go.id/id/ruang-media/pidato-dewan-gubernur/Documents/Sambutan-GBI-Launching-Fintech-Office-14Nov2016.pdf
  3. https://www.quora.com/Which-is-the-best-payment-gateway-in-Indonesia
  4. http://www.bi.go.id/id/ruang-media/siaran-pers/Pages/sp_189216.aspx
  5. http://www.thepaypers.com/payment-service-providers/indonesia/22

Kelas Inspirasi Depok #3

Berpartisipasi dalam sebuah aktivitas sosial dan syukur-syukur bisa memberikan manfaat positif atau jika dapat kesempatan untuk menginspirasi di kota yang saya tinggali dan lalui setiap harinya, merupakan kepuasan pribadi. Aktivitas sosial yang saya ikuti salah satunya yaitu Kelas Inspirasi. Bagi saya Kelas Inspirasi merupakan salah satu inisiatif pribadi yang (berusaha) berkomitmen melakukan hal yang konkret untuk Indonesia, khususnya di bidang sosial dan pendidikan.

 

Belajar Hal Baru (Lagi)

Di Kelas Inspirasi terakhir yang saya ikuti di Jakarta [Baca artikel blog: Kelas Inspirasi & Dunia Pendidikan Indonesia¬†untuk mengetahui kegiatan Kelas Inspirasi]¬† merupakan salah satu aktivitas Kelas Inspirasi yang bisa dikatakan “seru banget”. Kenapa bisa seseru itu? Selain bisa beraktivitas positif (dan menjauhkan dari hal negatif dan bikin rusuh, seperti menyebar berita palsu atau hoax #eh), kita bisa bertemu orang-orang yang punya semangat, visi, yang sama dan optimis, untuk tergerak dan bekerja konkret dalam kegiatan ini.

Seperti pepatah lama, jika ingin menjadi orang yang (lebih) baik, maka bergaulah dengan orang-orang yang baik. Nah.. Kelas Inspirasi menurut saya tidak hanya menambah kawan baru, tetapi  juga kita bisa belajar hal baru, dari berbagi cerita dan mendengar pengalaman sesama relawan dan panitia, bahkan saya pun belajar hal unik dari adik-adik sekolah di kegiatan ini, awesome!

 

 

Sekolah & Guru

Kelas Inspirasi kali ini saya bersama teman-teman dari kelompok III mengunjungi SDN Pondok Cina V Depok, sebuah SD yang terletak dibelakang Jalan Margonda Raya Depok yang tersohor, sehingga sebenarnya tidak sulit untuk dijangkau, dan saya beranggapan (sangat) beruntung, karena sekolah ini mudah dijangkau dan masih di pusat kota. Namun disisi lain juga (menjadi) sedih, karena saya ingin ¬†berpartisipasi di program Kelas Inspirasi dengan¬†menjangkau sekolah yang jauh dari “peradaban” dan terletak di pelosok, tetapi disisi lain, setiap sekolah pun tanpa pandang bulu membutuhkan uluran program ini, bahkan (seharusnya) di kota besar pun, menurut saya masih banyak yang perlu diikutsertakan dalam program Kelas Inspirasi ini.

 

 

Setelah mengunjungi sekolah ini, dari sisi infrastruktur seperti kondisi gedung, fasilitas, dan kelengkapan peralatan mengajar, menurut saya sudah cukup baik. Setelah mengobrol dan berdiskusi dengan pihak guru dan kepala sekolah, maka isunya bukan dari sisi gedung dan fasilitas, namun lebih penting, yaitu mengenai bagaimana pihak guru dituntut agar kreatif dalam menyampaikan materi pelajaran, sekaligus membuat anak didiknya tetap semangat dan optimis, sekaligus berusaha keras agar bisa menginspirasi anak-anak kedepannya untuk bersekolah dan mencapai cita-cita di masa depan.

Melihat isu tersebut, kehadiran Kelas Inspirasi paling tidak memberikan gambaran serta wawasan kepada adik-adik mengenai profesi dan kesehariannya, dan sekaligus menginspirasi adik-adik sekalian agar berani bermimpi dan menggapai impian positifnya. so.. dari cerita diatas, kita bisa tahu profesi seorang guru pun menjadi krusial dalam sebuah tahapan pendidikan seorang anak, diluar pendidikan orang tua di rumah.

 

 

Adik-adik SD

Belajar dari manapun dan siapapun! Begitu kata pepatah, dan hal ini pun berlaku untuk saya ketika bertemu adik-adik di Kelas Inspirasi. Kenapa? Terkadang ada beberapa pertanyaan mendasar yang dilontarkan adik-adik SD, seperti : kenapa harus tetap sekolah?  apa enaknya kerja? kenapa kita harus bikin PR? kenapa bapak tidak kerja hari ini? kenapa harus seperti itu? dan beragam pertanyaan lain yang basic, tapi perlu jawaban yang tepat dan baik. Beberapa pertanyaan tersebut pun bisa jadi sebuah perenungan saya pribadi, karena (mungkin) kita semua sudah tenggelam dengan kesibukan setiap harinya, bahkan (terkadang) lupa bertanya hal-hal yang mendasar kepada diri kita sendiri.

 

Relawan

Relawan Kelas Inspirasi datang dari berbagai tempat, bahkan sebagian relawan datang dari luar kota, seperti dari Bogor, Bekasi, Tangerang, sampai ada yang saya temui dari Yogyakarta dan Bandung, serta bersedia¬†“merelakan” waktu, tenaga, dan pikiran untuk berpartisipasi konkret dalam Kelas Inspirasi.

 

 

Dari hasil diskusi dengan beberapa rekan relawan maupun panitia, sebagian ada yang menyampaikan dan berekspektasi agar tetap “membumi”, dalam arti tetap berkegiatan sebaik dan sebisa mungkin secara maksimal, paling tidak dengan¬†pola pikir tersebut dengan mengikuti Kelas Inspirasi, agar kita sendiri sebagai relawan minimal beraktivitas¬†untuk diri sendiri secara positif, karena membuat anak-anak SD menjadi benar-benar terinspirasi bukan perkara mudah, dengan pola pikir positif dan optimis yang tetap “membumi” tersebut, saya yakin “virus kebaikan” dapat menular ke rekan relawan lain, bahkan ke adik-adik SD tersebut.

Disisi lain, dari saling berbagi cerita tersebut, ada beberapa rekan relawan harus berusaha ekstra keras membagi waktu pribadi, waktu bekerja, dengan waktu di Kelas Inspirasi, sampai berusaha agar memperoleh hak cuti dalam pelaksanaan Kelas Inspirasi di hari H-nya. Saya percaya jika kita hidup dan berkumpul bersama orang-orang dengan aura optimis dan positif seperti di komunitas Kelas Inspirasi, maka “virus kebaikan” tersebut bisa menular dan membuat kehidupan kita menjadi lebih bermakna.

SEHARI MENGAJAR,

SEUMUR HIDUP MENGINSPIRASI!

 

%d bloggers like this: